-->
lm2ehI3jonma4uzm1pDxTuKLeJW1muj7wMTB5q1K

Ngaji[combine]

Baper[oneright]

Review[oneleft]

Cerpen[three](3)

Lifestyle[hot](3)

Kisah[two]

Aksara[dark](3)

    Page

    Bookmark

    Kisah Seorang Laki-laki yang Merusak Rumah Tangga Orang, Inilah Azabnya

     Dahulu, ada seorang laki-laki Bani Israil yang hidup sederhana. Dia hanya bekerja sebagai tukang cangkul. Tapi, hidupnya begitu bahagia. Dia memiliki istri yang jelita. Tidak hanya paras, tapi juga akhlaknya.

    Keluarga kecil itu hidup bersama dan saling memahami. Suami sangat bertanggung jawab dalam mencari nafkah, istri menunggunya di rumah. Jika suami datang, dia menyambutnya dengan sangat ramah. Tempat duduk dan tempat tidur sudah disiapkan untuk suami tercintanya.

    Kisah seorang laki-laki kaya yang merebut istri orang miskin


    Suatu ketika, kecantikan seorang istri itu terdengar oleh seorang yang sangat kaya. Dia dilihatnya oleh laki-laki itu. Seketika hati laki-laki itu tertarik dan jatuh cinta. Maka laki-laki itu berusaha dengan segala cara agar bisa memiliki perempuan cantik yang sudah bersuami itu.

    Salah satu caranya, laki-laki itu mengirim seorang perempuan tua kepada istri cantik itu. Laki-laki itu menyuruhnya agar merayu istri cantik itu.

    Kamu bahagia menjadi istri laki-laki yang hanya bekerja sebagai tukang cangkul? perempuan tua itu mulai mengusik hati si istri cantik.

    Kalau kamu mau, ada seorang laki-laki kaya yang jatuh hati kepadamu. Dia berjanji akan memberimu perhiasan, membelikanmu pakaian sutra, tentu juga akan menyiapkan pelayan untukmu. Jadi kamu tidak perlu repot-repot beres-beres rumah, lanjut perempuan tua itu.

    Isitri cantik itu berpikir panjang. Hatinya mulai goyah. Rasa hormat, cinta dan kasih sayang perlahan menghilang. Suaminya tak lagi istimewa. Ada laki-laki yang lebih gagah yang mulai hadir di hatinya.

    Sejak saat itulah, hubungannya dengan suaminya tidak harmonis lagi. Tidak romantis lagi. Kini, istri jelita itu tidak lagi menyiapkan tempat duduk ataupun tempat istirahat. Perilakunya berubah, sangat berubah.

    Semakin hari, hubungan mereka semakin tidak nyaman. Suami mulai berpikir, sepertinya rumah tangganya tidak bisa dipertahankan. Suami itu pun mencerai istrinya dengan terpaksa. Tidak adak apa-apa jika memang harus berpisah. Dari pada terus bersama tapi selalu menggores luka.

    Beberapa waktu kemudian, laki-laki kaya mengawini perempuan janda jelita itu. Di malam pertama, mereka sudah berada di dalam kamar.

    Nahas, setelah selambu dibuka untuk saling menatap, laki-laki kaya itu menjadi buta. Perempuan cantik itu juga ikut buta. Laki-laki itu kemudian meraba-raba ingin menyentuh istrinya, tapi tangannya mati rasa. Si istri juga meraba-raba, tangannya ikut mati rasa. Lalu, mereka menjadi tuli, bisu, dan dicabutlah syahwat mereka oleh Allah.

    Baca juga:

    Keesokan harinya, orang-orang menemukan mereka berdua dalam kondisi sangat mengenaskan. Lalu, ada seseorang yang melapor pada seorang Nabi Bani Israil kala itu. Nabi itu bermunajat kepada Allah. Lalu Allah memberi wahyu kepada nabi itu. Allah berfirman:

    لست أغفر لهما أبدا ظنا أن ليس بعيني ما عملا بصاحب المسحاة

    Aku tidak akan mengampuni mereka berdua selamanya. Mereka mengira aku tidak melihat apa yang mereka lakukan pada tukang cangkul itu.

    *Disarikan dari Kitab Dzammul Hawa, karya Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah

    Posting Komentar

    Posting Komentar