Ada sebagian orang bilang, jika ingin sesuati perbanyaklah membaca shalawat. Bahkan ada yang bilang, ketika melihat rumah dan kita ingin memiliki rumah seperti yang kita lihat, shalawatin saja.
Atau ketika melihat mobil dan kita ingin mobil seperti
yang kita lihat, shalawatin saja!
Pertanyaannya,
apakah benar membaca shalawat kepada Rasulullah saw. bisa mengabulkan keinginan?
![]() |
| Shalawat bisa kabulkan hajat? |
Hadis tentan Keutamaan Shalawat Bisa Mengabulkan
Hajat
Dalam
Sunan at-Tirmidzi disebtukan sebuah hadis:
عن الطفيل بن أبي بن كعب عن أبيه قال : كان رسول الله صلى الله عليه
و سلم إذا ذهب ثلثا الليل قام فقال يا أيها الناس أذكروا الله اذكروا الله جاءت
الراجفة تتبعها الرادفة جاء الموت بما فيه جاء الموت بما فيه
قال أبي قلت يا رسول الله إني أكثر الصلاة عليك فكم أجعل لك من صلاتي
؟ فقال ما شئت قال قلت الربع قال ما شئت فإن زدت فهو خير لك قلت النصف قال ما شئت
فإن زدت فهو خير لك قال قلت فالثلثين قال ما شئت فإن زدت فهو خير لك قلت أجعل لك
صلاتي كلها قال إذا تكفى همك ويغفر لك ذنبك
قال أبو عيسى هذا حديث حسن
صحيح
Dari
sahabat Ubay bin Ka’ab: setelah berlalu dua pertiga malam, Rasulullah saw.
berdiri seraya berkata, “Wahai manusia, ingatlah Allah. Ingatlah Allah. Akan datang
Rajifah (tiupan sangkakala pertama) lalu diikuti oleh ar-Radifah (tiupan sangkakala
kedua). Akan datang kematian bersama kedahsyatan-kedahsyatan di dalamnya. Akan datang
kematian bersama kedahsyatan-kedahsyatan di dalamnya.
Lalu,
sahabat Ka’ab bertanya: Wahai Rasulullah, saya ingin memperbanyak sholawat
kepdamu, berapa banyak sholawat akan aku jadikan untukmu dari do’aku?
Rasulullah
menjawab: Terserah kamu.
Sahabat
Ka’ab bertanya: Kalau seperempat waktu dari doaku?
Rasulullah
menjawab: Apa kata kamu, jika kamu tambah, maka itu kebaikan untukmu.
Sahabat
Ka’ab bertanya: Kalau setengah?
Rasulullah
menjawab: Terserah kamu, kalau kamu tambah, maka kebaikan untukmu.
Sahabat
Ka’ab bertanya: Kalau dua pertiga?
Rasulullah
menjawab: Terserah kamu, jika kamu tambah, maka lebih baik untukmu.
Lalu
sahabat Ubay berkata: Seluruh waktu yang akan aku pakai untuk berdoa untukku
akan aku jadikan untuk bershoalwat kepadamu.
Lalu
Rasulullah bersabda: Jika demikian, maka dicukupkan untukmu keinginanmu (dunia
dan akhiratmu) serta diampuni dosamu.
Penjelasan Ulama tentang Hadis Shalawat Bisa
Mengabulkan Hajat
Syaikh
al-Mubarakfuri dalam Tuhfah al-Ahwadzi ketika menjelaskan redaksi hadis di
atas berkata:
إذا صرفت جميع أزمان دعائك في الصلاة علي أعطيت
مرام الدنيا والاخرة
“Jika
kau habiskan semua waktu berdoamu untuk membaca shalawat kepadaku (kepada
Rasulullah saw), maka kamu akan diberi keinginan dunia dan akhirat.
Syaikh
al-Mulla Ali al-Qari menjelaskan dalam kitab Mirqat al-Mafatih, alasan
memperbanyak membaca shalawat bisa mengabulkan hajat. Kata beliau:
لأن الصلاة عليه
مشتملة على ذكر الله وتعظيم الرسول والاشتغال بأداء حقه عن أداء مقاصد نفسه
وايثاره بالدعاء على نفسه
“Karena
shalawat kepada Rasulullah saw mengandung dzikir kepada Allah, mengagungkan
Rasulullah saw, dan menyibukkan diri untuk menunaikan hak Rasulullah dari pada
keinginan diri sendiri dan lebih mendahulukan berdoa untuk Rasulullah saw dari
pada berdoa untuk diri sendiri.”
Alakullihal,
memperbanyak shalawat
kepada Rasulullah saw bisa mengabulkan hajat kita. Oleh karenanya, ketika
melihat apa yang kita inginkan, lalu kita bershalwat dengan kekhusyukan hati dengan
harapan Allah mengabulkan keinginan kita, maka sudah sesuai dengan hadis ini.
Namun
yang paling penting, ikhlas tertinggi dalam beribadah adalah kita melakukannya
semata-mata karena mengikuti perintah Allah swt… Wallah Alam.



Posting Komentar