-->
lm2ehI3jonma4uzm1pDxTuKLeJW1muj7wMTB5q1K

Ngaji[combine]

Baper[oneright]

Review[oneleft]

Cerpen[three](3)

Lifestyle[hot](3)

Kisah[two]

Aksara[dark](3)

    Page

    Bookmark

    Bikin Baper Guys, 6 Hadis Tentang Romantisnya Rasulullah Bersama Istri Tercinta


    Sudah beberapa hari ini, jagad internet dihebohkan oleh lagu “Sayidah ‘Aisyah Istri Rasulullah.”

    Konon katanya, cover lagu tersebut menjadi tranding teraras di Youtbe. Tidak hanya satu cover lagu, tapi beberapa cover lagu.

    Lagu tersebut mennggambarkan betapa romantisnya Rasulullah bersama Sayidah ‘Aisyah. Beliau pernah bermain lari-lari, dan seterusnya.

    pinterest.cl

    Nah, tulisan ini menjelaskan segelintir keromantisan Rasulullah bersama istri. Terutama Sayidah ‘Aisyah. Dilengkapi dengan teks hadis arab, arti dan sedikit penjelasan.


    Tentu, masih banyak keromantisan Rasulullah bersama istri yang tidak tertulis dalam artikel pendek ini. Tapi, semoaga menambah wawasan kita.

    Berikut 6 hadis-hadis tentang romantisnya Rasulullah bersama istri tercinta:

    1.  Sayidah ‘Aisyah Nonton Bareng Rasulullah saw

    وَكَانَ يَوْمَ عِيدٍ يَلْعَبُ السُّودَانُ بِالدَّرَقِ وَالْحِرَابِ فَإِمَّا سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِمَّا قَالَ تَشْتَهِينَ تَنْظُرِينَ فَقُلْتُ نَعَمْ فَأَقَامَنِي وَرَاءَهُ خَدِّي عَلَى خَدِّهِ وَهُوَ يَقُولُ دُونَكُمْ يَا بَنِي أَرْفِدَةَ حَتَّى إِذَا مَلِلْتُ قَالَ حَسْبُكِ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَاذْهَبِي

    “Pada suatu hari lebaran, ada orang (dari) Sudan bermain taming dan tombak (alat perang). (Adakalanya) Sayidah Aisyah minta izin kepada Rasulullah untuk melihatnya. (Adakalanya) Rasulullah berkata, “Kamu mau melihat (permainan orang Sudan itu)?”

    Lalu Sayidah ‘Aisyah bilang, “Iya.”

    Maka, Rasulullah  memposisikan Sayidah ‘Aisyah di belakang beliau. Pipi Sayidah ‘Aisyah menyentuh pipi Rasulullah. Rasulullah berkata kepada orang Sudan, “Mainkan (alat perang itu) wahai Bani Arfidah!”

    Sehingga ketika Sayidah ‘Aisyah sudah bosan, Rasulullah bertanya, “Sudah cukup?”
    Sayidah A’isyah mengatakan, “Iya.”

    “Pergilah,” ucap lagi Rasulullah. (HR. Imam Bukhari)

    Hadis ini menunjukkan betapa romantisnya Rasulullah saw. bersama istri tercinta. Beliau menemani sang Istri nonton hiburan. Tentu hiburan yang tidak melanggar syariat Islam.

    Dalam hadis di atas, dijelaskan bahwa suatu ketika ada hiburan di Masjid Nabawi. Hiburan itu berupa permainan alat perang dari orang-orang Habsyah.

    Sayidah ‘Aisyah meminta izin kepada Rasulullah untuk melihat hiburan itu. Rasulullah mengizini bahkan menemani.

    Sayidah ‘Aisyah melihat permainan itu bersama Rasulullah. Sayidah Aisyah berada di belakang Rasulullah. Dagu beliau di bahu Rasulullah. Pipi beliau menyentuh pipi Rasulullah.

    Sayidah ‘Aisyah menonton pertujunkan itu sampai beliau bosan.
    Begitulah penjelasan Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam Fath al-Bari-nya.

    2.  Sayidah ‘Aisyah Menyisir Rambut Rasulullah

    عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا اعْتَكَفَ يُدْنِى إِلَىَّ رَأْسَهُ فَأُرَجِّلُهُ وَكَانَ لاَ يَدْخُلُ الْبَيْتَ إِلاَّ لِحَاجَةِ الإِنْسَانِ.

    “Nabi ketika beri’tikaf (di Masjid Nabawi), Rasulullah mendekatkan kepala beliau kepada Sayidah Aisyah. Lalu Sayidah Aisyah menyisir rambut beliau.…” (HR. Imam Muslim)

    Hadis kedua ini juga menunjukkan betapa romantisnya Rasulullah bersama Istri. Dalam hadis ini bersama Sayidah ‘Aisyah.

    Saat sedang melakukan i’tikaf (diam di masjid dengan niat ibadah), beliau menjulurkan kepala pada Sayidah ‘Aisyah. Lalu, Sayidah Aisyah menyisir rambut Rasulullah.

    Menurut keterangan al-Mubarakfrui dalam Tuhfah al-Ahwadzi, tidak hanya disisir, tapi juga dilengkapi dengan minyak rambut.

    Memang, kamar Sayidah ‘Aisyah tidak jauh dari Masjid Nabawi. Sehingga Rasulullah bisa mengeluarkan kepala ke kamar Sayidah ‘Aisyah, sedangkan badan beliau masih berada di masjid.

    Romantisnya Rasulullah bersama istri!

    3.  Rasulullah saw. membantu pekerjaan Rumah

    عَن عَائِشَة ، أَنَّهُ سألها : كَيْفَ كَانَ النَّبِيّ - صلى الله عليه وسلم - يصنع إذا كَانَ فِي بيته ؟ قَالَتْ : مثل أحدكم فِي مهنة أهله ، يخصف نعله ، ويرقع ثوبه ، ويضع الشيء .

    “Sayidah Aisyah pernah ditanya apa yang dilakukan nabi di rumah? Sayidah Aisyah menjawab, “Rasulullah di rumah sama dengan kalian. Beliau membantu keluarga (istrinya), memperbaiki sandal, menabal baju, dan menata barang-barang.”

    Dalam hadis ini dijelaskan, Rasulullah membantu istri mengerjakan pekerjaan rumah. Mulai dari menata barang, memperbaiki sandal, dan seterusnya.

    Syaikh Muhammad Abdul Hadi as-Sanadi menyebut dalam kitabnya, Hasyiyah as-Sanadi ‘Ala Shahih al-Bukhari, bahwa membantu pekerjaan rumah itu memang kebiasaan orang-orang saleh.

    4.  Rasulullah Tidur-Tiduran di Pangukan Sayidah ‘Aisyah

     عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَتَّكِئُ فِى حِجْرِى وَأَنَا حَائِضٌ فَيَقْرَأُ الْقُرْآنَ.



    “Sayidah Aisyah bercerita, “Suatu ketika Rasulullah menyandarkan kepala beliau dalam pangkuanku. Aku dalam keadaan haid. Lalu Rasulullah membaca Alquran”.” (HR. Imam Muslim)

    Lagi-lagi, betapa romantisnya Rasulullah bersama istri. Sambil membaca Al-Quran, Rasulullah menyandarkan kepala beliau kepada Sayidah ‘Aisyah.
    Dalam kitab Mir’ah al-Mafatih, yang dimaksud menyandarkan kepala di sini adalah meletakkan kepala Rasulullah di pangkuan Sayidah ‘Aisyah.

    5.  Rasulullah Minum di Bekas Minum Sayidah ‘Aisyah

    عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أَشْرَبُ وَأَنَا حَائِضٌ ثُمَّ أُنَاوِلُهُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَيَضَعُ فَاهُ عَلَى مَوْضِعِ فِىَّ فَيَشْرَبُ وَأَتَعَرَّقُ الْعَرْقَ وَأَنَا حَائِضٌ ثُمَّ أُنَاوِلُهُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَيَضَعُ فَاهُ عَلَى مَوْضِعِ فِىَّ. وَلَمْ يَذْكُرْ زُهَيْرٌ فَيَشْرَبُ.

    “Suatu ketika Sayidah Aisyah minum dari sebuah wadah. Waktu itu Sayidah ‘Aisyah dalam keadaan haid. Lalu Rasulullah juga minta minum. Dikasihkannya wadah itu kepada Sang Baginda. Lalu Rasulullah minum tepat di bekas minum Sayidah Aisyah.

    Pula, Sayidah Aisyah menggigit daging. Kala itu Sayidah ‘Aisyah dalam keadaan haid.
    Rasulullah pun meminta daging itu. Sayidah Aisyah memberikannya kepada beliau. Kemudian Rasulullah menggigit daging di tempat gigitannya Sayidah Aisyah.”  (HR. Imam Muslim)

    Hadis ini juga menggambarkan romantisnya Rasulullah bersama Istri. Beliau minum dari gelas yang sama. Bahkan beliau meminum di bekas minum Sayidah ‘Aisyah.
    Rasulullah juga mengigit daging di tempat gigitannya Sayidah ‘Aisyah.

    6.  Rasulullah Mengecup Sayidah ‘Aisyah Saat Ingin Pergi

    عن عائشة قالت : لقد كان نبي الله صلى الله عليه و سلم يقبلني إذا خرج إلى الصلاة وما يتوضأ

    “Sungguh Rasulullah mengecupku ketika ingin keluar (pergi) untuk sholat …..” (HR. Imam Daru Qutni)

    Betapa romantisnya ketika suami ingin bepergian, lalu kecupan di kening ia daratkan. Kemudian istri yang ditinggalkan selalu mendoakan.

    Rasulullah saw. juga melakukan demikian. Ketika ingin keluar dari rumah Sayidah ‘Aisyah, beliau mencium istri tercintanya itu.

    Itulah beberapa hadis yang mejelaskan romantisnya Rasulullah bersama Sayidah ‘Aisyah. Apakah Rasulullah dengan istri yang lain tidak romantis?

    Romantis juga dong. Banyak riwayat yang menjelaskan romantisnya Rasulullah dengan selain Sayidah ‘Aisyah. Misalnya, Sayidah Shfaiyah, Sayidah Ummu Salamah, dan yang lain.

    Apa lagi dengan Bunda Khadijah. Tidak hanya romantis, tapi kisahnya juga bikin haru bahkan meneteskan air mata.

    Semoga kita yang laki-laki bisa meneladani Rasulullah dalam berkeluarga. Di mana romantisnya bersama istri sangat luar biasa.

    Semoga pula kita yang perempuan bisa meneladani ibunda-ibunda kita, istri Rasulullah tercinta. Merngkai keromantisan keluarga hingga ke surga. Amin!

    Posting Komentar

    Posting Komentar