-->
lm2ehI3jonma4uzm1pDxTuKLeJW1muj7wMTB5q1K

Ngaji[combine]

Baper[oneright]

Review[oneleft]

Cerpen[three](3)

Lifestyle[hot](3)

Kisah[two]

Aksara[dark](3)

    Page

    Bookmark

    Tanggung Jawab Seorang Kakak: Menjadi Kakak yang Menginspirasi


    Menjadi kakak ternyata tidak mudah. Kakak memiliki tanggung jawab pada adik-adiknya. Seorang kakak memiliki peran yang sangat penting dalam banyak hal untuk adik-adiknya. Misalnya dalam pendidikannya, karakternya, dan lain-lain.

    Sebab, seroang kakak adalah anak tertua. Seroang kakak tentu memiliki wawasan yang lebih dari pada adiknya. Juga, seorang kakak menjadi salah satu contoh bagi adik-adiknya.


    Kakak dan adik, meski saudara, tapi pasti berbeda. Baik karakter dan keinginannya. Akan tetapi, perilaku seorang kakak pasti berpengaruh untuk adik-adiknya.

    Bisa jadi seorang adik melakukan kenakalan, karena kenakalan itu pernah dilakukan oleh kakaknya. Dia kemudian beralasan, “Kakak juga melakukan ini kok!”

    Bisa juga seorang adik akan tumbuh lebih optimis mengejar cita-cita. Dia ingin mejadi orang baik dan sukses. Sebab, dia melihat kakaknya yang baik dan sukses. Lalu dia mengakatakan, “Aku ingin menjadi seperti kakak”. Atau “Aku ingin mengalahkan kakak”.

    Tentu, hal seperti ini menjadi tantangan tersendiri bagi seorang kakak. Sebab, apa yang dia lakukan bisa berpengaruh pada pikiran adik-adiknya.

    Oleh karenanya, seorang kakak perlu berbuat sesuatu. Agar menjadi kakak yang berguna untuk adik-adiknya. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seorang kakak:

           1.     Menjadi orang yang semangat sehingga dapat menginspirasi adik-adik

    Menjadi orang semangat memang keharusan setiap orang. Apa lagi menyangkut harapan atau masa depan. Akan tetapi, bagi seorang kakak, semangat adalah kewajiban yang tidak boleh gagal.

    Kenapa? Sebab dia panutan adik-adiknya. Seorang adik akan menjadikannya contoh. Bahkan bisa menjadikannya sebuah alasan. Semangat seorang kakak dalam mengejar mimpi bisa menginspirasi adiknya untuk mengejar mimpinya.

          2.     Membelikan adik buku bacaan

    Nah, yang tak kalah penting adalah membelikan adik sebuah buku bacaan. Buku bacaan itu disesuaikan dengan usianya. Jika dia masih remaja, maka buku yang dihadiahkan untuknya adalah buku remaja.

    Atau juga bisa sesuai kesukaannya. Jika suka cerita fiksi, maka membelikannya buku cerpen atau novel.

    Bagaimana jika adik tidak suka baca? Belikan saja. Semoga nanti dia jadi suka. Ya, mungkin dia lagi liburan sekolah, tidak ada kerjaan di rumah, bisa buka-buka buku yang kita belikan itu kan.

          3.     Mengajarinya hal-hal yang positif

    Mengajari di sini bukan hanya mengajari dengan lisan saja. Akan tetapi, mengajarinya lewat aksi.

    Misalnya, membawa adik laki-laki salat jumat bareng atau berjamaah bareng. Atau memberinya uang agar diberikan pada orang yang meminta sumbangan. Pembelajaran lewat aksi ini memiliki pengaruh yang signifikan. Karena adik terlibat di dalamnya.

          4.    Membantunya mengejar cita-cita

    Membantu adik untuk mengejar cita-citanya juga sebuah hal yang bisa dilakukan oleh seroang kakak. Kakak yang ditakdirkan lahir terlebih dahulu pasti memiliki wawasan yang lebih dari adik-adinya.

    Misalnya, seroang adik ingin kuliah di perguruan tinggi paforitnya, seorang kakak bisa membantunya. Misalnya, dengan cara mencarikannya informasi, melatihnya mengerjakan tes, dan lain-lain.

    Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan seorang kakak untuk adik-adiknya. Yang jelas, seorang kakak akan menjadi salah seorang panutan adik-adiknya. Seorang kakak sedikit banyak akan memperngaruhi adik-adiknya.
    Semoga saja kita menjadi kakak yang bisa untuk diteladani. Amin. Salam!

    1

    1 komentar

    • adhealbian
      adhealbian
      16 Januari 2020 pukul 00.47
      wah ini bisa aku praktrkan nih kak, ke keponakan- keponakan saya, karena saya nggak punya adik hehe jadi akan saya praktekan ke keponkan - keponakan saya saja ;)
      Reply