Kisah Ashabul Kahfi Lengkap: Awalnya Anjing Itu Diusir

loading...


Kisah Ashabul Kahfi menjadi perbincangan sepanjang masa. Kisah luar biasa yang kemudian menyadarkan banyak orang, bahwa Allah Maha Kuasa. Kisah Ashabul Kahfi adalah cerita sekelompok pemuda yang lari membawa agama mereka.

Kisah pelarian 8 pemuda itu ternyata ditemani oleh seekor hewan yang selama ini kita anggap hina. Yaitu Anjing. Hewan yang sering kita sebut saat mencaci orang itu.



Ternyata, hewan ini juga pernah diusir oleh pemuda Ashabul Kahfi. Tapi kok bisa menjadi penjaga mereka? Kalau ingin tahu, bisa lanjut bacanya. Hehe

Kisah Ashabul Kahfi Allah ceritakan dalam Al-Quran, tepatnya dalam surat Al-Kahfi. Cerita lengkapnya, mengutip cerita dari Tafsir As-Shawi, sebagaimana berikut:


KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: Penganut Injil Itu Mulai Serakah

Kala itu, penganut Injil mulai serakah. Mereka sudah tidak mengikuti ajaran Nabi Isa (Yesus) lagi. Kesalahan mereka dalam beragama semakin banyak dan tidak bisa ditolerir.

Puncaknya adalah ketika mereka mulai menyembah berhala dan menyembeleh hewan untuk berhala-berhala itu.

Namun, di tengah-tengah kebobrokan itu, ada sekelompok orang yang tetap berpegang teguh pada agama Nabi Isa. Mereka menyembah Allah dan meng-esakan Allah.

Celakanya, raja Dikyanus, penguasa Romawi kala itu termasuk pengikut Injil yang serakah. Dia menyembah berhala dan memaksa rakyat untuk mengikutinya. Jika tidak mau, nyawalah taruhannya.

Suatu ketika, raja Dikyanus menelusuri kota-kota yang dikuasainya. Dia melewati kota di mana pemuda Ashabul Kahfi berada. Kota itu bernama Epes. Raja Dikyanus menyuruh tentaranya untuk menyasar kota. Orang yang beriman ditangkap. Lalu dibawa ke depan raja.

Kemudian, mereka dipaksa menyembah berhala. Jika tidak mau, matilah mereka. Dan dari sinilah, kisah Ashabul Kahfi dimulai.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: “Tuhan kami adalah pemilik langit dan bumi ini”

Ketika pemuda Ashabul Kahfi melihat apa yang terjadi di kotanya, mereka sedih bukan kepalang. Mereka termasuk orang mulia di lingkungannya. Mereka ada delpan. Pengantu setia Nabi Isa dengan sebenar-benarnya.

Raja Dikyanus dibisiki tentang mereka. Merekapun ditangkap dan dihadapkan kepada raja. Mereka menangis.

Kemudian Raja Dikyanus bertanya kepada Ashabul Kahfi:

“Apa sih yang membuat kalian tidak mau berkurban untuk tuhan kami dan melakukan seperti yang dilakukan oleh penduduk kota? Sekarang kalian pilih, kalian ikut kami atau kalian akan kami bunuh.”

Pemuda Ashabul Kahfi menjawab diawali oleh yang paling tua:

“Kami memiliki Tuhan yang keagungannya memenuh langit dan bumi. Kami tidak akan berdoa kepada selain-Nya selamanya. Lakukan saja apa yang kamu mau!”

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: “Kalian adalah aset bangsa”

Raja tidak langsung membunuh Ashabul Kahfi. Raja cuma memerintah tentaranya untuk melepas baju dan perhiasan mereka. Hal itu karena raja melihat, mereka masih muda.

“Aku akan menyiksa kalian. Tapi, Aku lihat kalian masih muda. Aku tidak ingin kalian binasa. Maka aku beri kalian waktu untuk berpikir dan kembali mengikuti hati nurani kalian,” kata Dikyanus.

Kemudian sang raja melanjutkan perjalanan. Dan inilah sebabnya kisah ashabul kahfi itu ada.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: Anjing itu mereka usir

Para pemuda Ashabul Kahfi ketakutan. Mereka takut dibunuh atau takut disiksa sekembalinya raja dari bepergiannya. Maka mereka berembuk mengenai masalah itu. Lalu mereka sepakat untuk pergi. Demi agama mereka.

Masing-masing mereka pulang. Mengambil bekal. Sebagian mereka sedekahkan, sebagian dibawa. Setelah itu, mereka bertemu di suatu tempat lalu pergi menuju gunung. Di gunung itu terdapat gua. Rencananya mereka akan tinggal di sana.

Di tengah jalan, mereka mendapati seekor anjing. Tiba-tiba anjing itu membuntuti mereka. Anjing itu mereka usir. Anjing itu pergi, tapi datang lagi. Mereka usir lagi, datang lagi. Begitu seterusnya berulang kali.

Terakhir kalinya, anjing itu mengatakan, “Aku mencintai para kekasih Allah. Jika mereka tidur, aku akan menjaga mereka.”

Mendengar perkataan anjing itu, para pemuda Ashabul Kahfi membiarkan. Anjing itupun ikut. Dan tercatat sebagai penjaga di pintu gua.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: Anjing itu ikut tertidur

Pemuda Ashabul Kahfi masuk ke dalam gua. Di sana mereka shalat, berpuasa, bertasbih, dan bertahmid.

Untuk masalah makanan, mereka mempercayakan pada seroang dari mereka yang bernama Tamlikha. Dialah yang pergi ke kota, membeli makanan diam-diam, sekaligus menjadi mata-mata.

Suatu hari, saat Tamlikha ada di kota sedang membeli makanan, terdengar kabar bahwa Raja Diqyanus datang. Tamlikha pulang ke gua. Dia kabarkan apa yang terjadi di luar sana.

Para pemuda Ashabul Kahfi tiada henti-hentinya berdzikir kepada Allah. Mereka bertawakkal dan berdoa agar diselamatkan dari raja jahat itu. Mentari di luar sana mulai terbenam. Mereka terus bermunajat pada Rab mereka.

“Saudara-saudaraku… mari kita makan dulu. Kita pasrahkan saja kepada Allah,” suara Tamlikha memecah keheningan.

Mereka beranjak dari peribadatan. Makan bersama. Lalu ngobrol, saling memotivasi, dan saling berwasiat. Kemudian, Allah membuat mereka tertidur. Anjing yang di pintu gua juga tertidur.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP:  Raja Dikyanus mengubur pemuda Ashabul Kahfi

Raja Dikyanus mencari Ashabul Kahfi. Ternyata ada yang tahu tempat mereka bersembunyi dan mengabarkan kepada raja. Dikyanus mendapati Ashabul Kahfi sedang tertidur. Dia bingung, mereka mau diapakan.

Lalu, si raja dzalim itu menyuruh anak buahnya untuk memblokir pintu gua. Maka ditutuplah pintu gua itu dengan bangunan.

“Tinggalkan mereka di dalam, biar mereka mati kehausan dan kelaparan. Biarkan gua ini menjadi kuburan mereka,” kata Dikyanus.

Dikyanus mengira, Ashabul Kahfi terjaga. Mereka akan merasakan lapar dan haus. Padahal, pemuda Ashabul Kahfi itu bukan tidur biasa. Mereka sudah mati, tapi mati tidur.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: Pentingnya menulis

Di dalam barisan Raja Dikyanus, ternyata ada dua orang yang beriman, tapi menyembunyikan keimanan mereka. Kedua orang itu kemudian menulis sejarah Ashabul Kahfi.

Yang ditulis adalah kapan mereka lari, siapa nama mereka, siapa nasab mereka, dan dari siapa mereka lari.

Kisah itu mereka tulis di dua papan yang terbuat dari timah. Kemudian diletakkan di dalam kotak yang terbuat dari tembaga. Kotak itu dimasukkan di dalam bangunan. Mereka berdua berharap, tulisan-tulisan itu berguna untuk generasi yang akan datang.

“Semoga Allah menampakkan pemuda Ashabul Kahfi kepada orang-orang yang beriman sebelum hari kiamat, maka mereka akan mengetahui cerita pemuda-pemuda itu dari tulisan ini” ucap mereka berdua.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: Pemimpin yang peduli rakyatnya

Raja Dikyanus mati. Orang-orang ikut mati. Hari berlalu. Tahun berganti. Kisah pemuda Ashabul Kahfi tenggelam. Kepergian pemuda Ashabul Kahfi sudah terjadi berabad-abad yang lalu.

Kota Epes berganti raja berulang kali. Dan kini, dipimpin oleh raja yang beriman kepada Allah. Dia pemimpin yang baik. Peduali pada rakyat dan persatuan rakyat. Tidak menggunakan trik belah bambu. Yang satu dijunjung, yang satu diinjak.

Waktu itu, sang raja resah. Rakyat sedang terpecah menjadi dua. Yang satu beriman kepada hari kiamat, yang satu tidak. Maka, sang raja berdoa kepada Allah agar mereka beriman semua.

Dia berdoa dengan khusyuk agar Allah memberinya tanda-tanda. Sehingga rakyat percaya pada hari kiamat dan hari kebangkitan. Doa itu terkabul. Dan bangunkanlah pemuda Ashabul Kahfi.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: Pemuda Ashabul Kahfi bangun dari tidurnya

Berawal dari seorang desa yang mengembala kambing. Laki-laki itu membongkar bangunan di pintu gua. Laki-laki itu berencana, bahan-bahan bangunan itu ingin dibuat kandang kambingnya.

Setelah terbongkar dan bahan-bahanya dibawa pulang, pemuda Ashabul Kahfi terbangun. Mereka bahagia sekali. Wajah mereka berseri-seri. Tubuh mereka tidak berubah. Persis sebelum mereka tidur, walaupun mereka tidur sudah ratuan tahun.

Seperti biasa, mereka kemudian meminta Tamlikha pergi ke kota untuk membeli makanan. Pesan mereka agar membeli makanan yang paling bersih. Tamlikha pergi. Dia terkejut karena sudah banyak yang berubah.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: Tamlikha ditangkap warga

Melihat orang yang aneh, para penduduk menangkap Tamlikha. Lalu dibawa kepada raja yang baik itu. Tamlikha menceritakan kisahnya dan kisah teman-temannya kepada sang raja.

“Wahai hadirin, mungkin ini adalah tanda-tanda Allah untuk kalian. Maka, mari kita pergi ke gua untuk melihat teman-temannya!” ujar salah seorang dari hadirin.

Maka pergilah para penduduk kota. Yang tua, yang muda, yang kecil, semuanya ikut pergi ke gua. Mereka ditemani oleh dua orang dari pembesar pemerintahan.

Orang pertama kali yang masuk adalah dua pembesar dari pemerintahan itu. Mereka berdua mendapati kotak tembaga bekas reruntuhan bangunan. Mereka buka dan mereka baca. Maka, takjublah mereka dan berbahagialah mereka. Kini, Allah menunjukkan kepada rakyat bahwa hari pembangkitan itu ada.

Maka, dua pembesar pemerintahan itu mengirim utusan kepada raja agar segera ke gua. Utusan itu disuruh memberi kabar kepada raja bahwa ada kejadian yang begitu menakjubkan. Sekelompok pemuda yang dibangunkan oleh Allah, padahal mereka sudah meninggal (tidur) selama tiga ratus tahun atau lebih.

Mendengar hal itu, raja langsung bergegas. Dia bertahmid kepada Allah yang telah menunjukkan keajaiban ini.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: Pemuda Ashabul Kahfi meninggal lagi

Sesampainya di gua, raja baik itu langsung masuk. Dia bahagia sekali. Dia memeluk mereka. Lalu duduk di hadapan pemuda Ashabul Kahfi. Sedangkan Ashabul Kahfi bertasbih dan memuji Allah.

 Baca juga:

“AKu titipkan engkau kepada Allah. Keselamatan dan rahmat Allah untukmu. Semoga Allah menjagamu dan menjaga kerajaanmu. Dan kami meminta perlindungan untukmu dari kejelekan manusia dan jin,” ucap pemuda Ashabul Kahfi.

Lalu raja berdiri, pemuda Ashabul Kahfi kembali membaringkan badan dan tidur. Lalu Allah mewafatkan mereka semua.

KISAH ASHABUL KAHFI LENGKAP: Kami diciptkan dari tanah dan kembali ke tanah

Raja mengurusi mereka. Baju-baju mereka dijadikan kain kafan. Raja juga meminta kepada bawahannya agar pemuda Ashabul Kahfi dimasukkan ke dalam peti yang terbuat dari mas.

Ketika raja istirahat dan tidur, dia bermimpi Ashabul Kahfi. Pemuda Ashabul Kahfi mengatakan pada raja itu:

 Baca juga:


“Kami tidak diciptakan dari mas atau atau perak. Kami diciptakan dari tanah dan akan kembali ke tanah. Maka biarkan kami seperti sebelumnya berada di tanah sampai Allah membangkitkan kami,”

Maka, raja memerintah bawahannya untuk meletakkan para pemuda Ashabul Kahfi dalam peti yang terbuat dari kayu jati. Dia juga memerintah agar dibangun masjid di pintu gua. Pintu gua juga ditutup sehingga tidak ada satu pun yang bisa melihat ke dalam.

Sang raja juga mengadakan acara besar untuk memperingati kisah Ashabul Kahfi ini. Dan memerinah rakyatnya untuk mendatangi gua itu setiap tahun.

***

*Diambil dari kitab Tafsir Hasyiyah al-‘Allamah as-Shawi ala Tafsir al-Jalalain, 7-8 juz 3.

Related

Ngobrolin 7248866730145513024

Post a CommentDefault Comments

emo-but-icon

Ads

Hot in week

Recent

Comments

randomposts
item