Orang Tua Bertongkat

Hari ini, banyak sekali yang ingin saya curhatkan. Tapi, tangan ini tak sempat untuk mengetik gejolak pikiran. Padahal, ide kalau tidak langsung ditulis biasanya hilang.

Oke, ada dua pelajaran hidup yang saua dapatkan hari ini. Pertama, tadi pagi. Saat saya pulang dari mushollah. Saya melewati lorong pasar. Berjalan pelan. Karena banyak orang.


Sesampainya diujung, saya mendapati seorang tua. Dia berjalan tertatih-tatih. Lamban. Langkahnya kecil-kecil. Di tangan kanannya ada tongkat kayu. Di tangan kanan ada payung yang dibuat tongkat.
Tak selang beberapa lama, ada orang menyapa. "Kok sudah dua sekarang?" katanya. "Ini payung, bukan tongkat!" tukas orang tua itu denagn nada kasar. Mungkin dia tersinggung.

Saya terus memandangi laki-laki tua itu. Terbesit dalam hati, mungkin nanti saya seperti itu juga. Berjalan tertatih-tatih. Allah...
Sekarang, saat badan ini sehat, bisa lari, bisa meloncat, saya sering lupa bersyukur. Bahkan, sering maksiat. Lalu, bagaimana jika Allah menjadikan saya seperti orang tua itu?

Semuga kita menjadi orang yang pandai bersyukur. Menggunakan nikmat untuk taat. Mengambil kesempatan untuk melakukan kebaikan. Amin...

Related

My Story 3678258855509813557

Post a CommentDefault Comments

Koment yuk!!

emo-but-icon

Ads

Hot in week

Recent

Comments

randomposts
item