Pernah Kepikiran Nggak, Kenapa Salat Duha Melancarkan Rezeki?


Assalamualaikum sahabat-sahabat… Salam Pancasila.. hehehe mumpung rame.

Oea, pernah mikir enggak Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki? Dulu-dulunya saya tidak pernah berpikir begitu. Memang sih ada hadis yang mengatakan, Salat Duha bisa melancarkan rezeki.

Kok bisa Salat Duha melancarkan rezeki? Nah, itulah yang ingin saya bahas di dalam tulisan ini. Terinpirasi dari sebuah tulisan dalam buku, “Berpikir dan Berjiwa Besar”.

fr.freepik.com

Sebelum Memperbaiki Tidankan, Perbaiki Dulu Pikiran


Dalam buku karya David J. Schwartz ini ada subjudul, “Anda adalah apa yang anda pikirkan tentang anda”.

Dalam tulisan ini dijelaskan, kita akan menjadi sesuatu sesuai pikiran kita. Jika kita berpikir bisa, maka kita bisa. Jika kita berpikir gagal, maka kita akan gagal.

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Makanya, jika ingin bisa dan sukses, perbaiki dulu pikiran kita, dari “Tidak bisa” menjadi “bisa”.
Pikiran menentukan bagaimana kita bertindak. Tindakan menentukan kesuksesan kita. Juga, pikiran menetukan bagaimana kita memperlakukan diri sendiri. Perlakukan kita pada diri sendiri menentukan orang lain memperlakukan kita.

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Intinya, be postif thingking! Selalu berpikir positif. Selalu berpikir dari sudut “baik”nya. Misalnya, dalam dunia kerja. Sangat penting sudut pandang pikirannya. Karena bagamaina dia bekerja, ditentukan oleh bagaimana dia berpikir tentang pekerjaan itu.

Saya teringat ceramah Gus Baha’. Dalam salah satu petikan pendek di Instagram, bahwa kebiasaan Allah (sunnatullah) itu pasti baik.

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Contohnya, ketika kaya, teman-temannya mengelilinginya. Akan tetapi ketika jatuh miskin, teman-teman itu tiba-tiba menghilang semua. Nah, hal ini sangat baik.

Loh kok bisa? iya dong. Jika mereka tidak menjauh, mereka akan tahu betapa kita nelongsonya. Jadi buruh orang. Disuruh-suruh orang. Dibentak-bentak orang. Mereka akan tahu semua itu.

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Jika mereka pergi, mereka tidak tahu apa yang kita alami. Bukankah itu kebaikan? Menurutu saya, hal ini adalah bagaimana kita memperbaiki sudut pandang.

Beri diri anda percakapan pendek pemberi semangat!

Pikiran dan cara berpikir tentu bisa dipengaruhi. Terutama oleh dunia sekitar. Pikiran kita bisa dipengaruhi oleh bos yang memberi semangat. Pikiran kita bisa dipengaruhi oleh teman kita yang sukses. Dan seterusnya.

Ada sebuah kisah yang ditulis dalam buku “Berpikir dan Berjiwa Besar” tersebut. Diceritkan, ada seseorang salesman mobil yang pemalu. Sehingga rasa malunya itu juga berakibat bagaimana dia berinteraksi dengan calon pembeli.

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Pada setiap hari Senin, dia selalu semangat. Karena pada hari itu dia bertemu atasan. Atasannya selalu memotivasi dan memberi arahan pada bawahannya.

Namun, semangat itu tidak awet. Pada hari Selasa dia tidak semangat lagi. Maka dia bertanya pada diri sendiri, “Jika saya bisa semangat karena ucapan bos, kenapa saya tidak mencoba memberi semangat untuk saya sendiri?”

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Maka, setiap ingin menawarkan, dia pergi ke tempat sepi. Di tempat itu, dia berbicara pada dirinya sendiri. Dia bilang, “saya penjual mobil yang baik dan saya akan menjadi yang terbaik…”

Nah, setiap kali dia selesai berbicara pada dirinya sendiri, dia merasa dirinya lebih enak. Lebih santuy gitu. Dia juga lebih semangat untuk menawarkan mobil yang dijualnya.

Kenapa ini bisa terjadi? karena pikiran. Ya, pikiran menetukan tindakan. Kata si penulis buku setelah menuliskan cerita di atas, “Untuk berada di puncak, anda harus merasa berada di puncak.”

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Maka, memberi motivasi pada diri sendiri adalah salah satu cara memperbaiki pikiran. Bagaimana kita berpikir menetukan bagaimana kita bertindak. Oke…

Apa hubungannya Salat Duha ddengan Pikiran?

Menurut saya, Salat Duha dan Pikiran itu sangat berhubungan. Menurut saya sih. Kamu boleh berpendapat beda kok.

Jadi gini, dalam Salat Duha terdapat bacaan-bacan. Baik berupa Al-Quran seperti fatihah atau doa. Dan semua bacaan itu harus dibaca sekiranya diri sendiri bisa mendengar.

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Apakah bacaan-bacaan itu tidak akan memengaruhi pikiran kita? Pasti memengaruhi. Pikiran kita menjadi positif.

Ditambah, doa setelah Salat Duha adalah doa meminta memperlancar rezeki. Doa-doa itu akan mempengaruhi pikiran kita. Selanjutnya mempengaruh tindakan kita. Ini petikan Doa Salat Duha:
Doa Salat Duha tersebut sama dengan kata motivasi yang merubah pikiran penjual mobil di atas.

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Ketika kata motivasi dari diri sendiri bisa membuat semangat, kata doa yang dipanjatkan juga bikin semangat. Ada energi positif yang mengalir pada pikiran kita. Selanjutnya pada setiap tindakan kita.

Artinya, ketika kita berdoa kepada Allah agar dilancarkan rezeki kita, secara tidak langsung kita juga memotivasi diri kita sendiri. Kita memberi semangat pada diri kita agar bekerja dengan sebaik-baiknya.

Itulah kenapa, Salat Duha bisa melancarkan rezeki. Karena Salat Duha bagaikan kata motivasi yang memperbaiki sudut pandang berpikir kita. Kita menjadi orang yang selalu berpikiran positif, optimis, dan semangat.

Kenapa setiap aktivitas selalu ada doanya dalam Islam?

Maka, hal ini juga berkaitan dengan doa-doa dalam Islam. Bukankah setiap aktivitas dalam Islam ada doanya? Mau bercermin ada doanya. Mau memakai baju ada doanya. Mau makan ada doanya.

Setidaknya, jika tidak membaca doa tertentu, sunah membaca basmalah untuk setiap aktivitas yang bernilai positif. Kira-kira kenapa demikian? Kenapa selalu dianjurkan berdoa?

Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Ya kembali pada konsep di atas. Pikiran memengaruhi tindakan. Pikiran dipengaruhi –salah satunya- oleh ucapan. Ketika kita mengucapkan doa yang berisikan kata-kata positif, tentu tindakan kita akan menjadi positif.

Coba misalnya doa bercermin. Tahu bagaimana doa bercermin? Tidak tahu. Astaghfirulullah… hehehe

Ini loh doanya:

اللهم كما حسنت خلقي فحسن خلقي

“Ya Allah, sebagaimana Engkau baguskan bentukku (penciptaanku), baguskanlah akhlakku!”

Kira-kira setelah mengucapkan doa tersebut, kita ining bertindak semena-mena apa ingin berakhlak mulia? Pasti ingin berakhlak mulia.

Konsepnya, kata-kata mempengaruhi pikiran, pikiran mempengaruh tindakan, tindakan mempengaruhi kesuksesan.
Kenapa Salat Duha melancarkan rezeki?

Makanya, benar jika ada orang bilang, “Kata adalah doa”. Karena dari sebuah kata bisa saja menjadi sebuah tindakan. Dari tindakan menjadi kenyataan.

Jadi, sudah tahu kenapa Salat Duha bisa melancarkan rezeki? Karena bacaan-bacaan salat Duha bisa memengaruhi pikiran kita. Semoga!

loading...

Related

Ngobrolin 8872363119154474325

Post a CommentDefault Comments

emo-but-icon

Toko Buku

Toko Buku
Klik aja !

Terbaru

Hot in week

Profil

Contact Us

Name

Email *

Message *

Komunitas

FLP
item