[Puisi] Baper

Baper
karena secercah senyumannya di balik saling diam

Baper
karena nyala lilinnya di saat malam begitu kelam

Baper
pada huruf demi huruf tulisannya yang sempat terbaca begitu mendalam

Baper
pada kalimat-kalimatnya yang sempat terdengar begitu menggenggam
@syimanadhilah

Baper
pada semua tentangnya
tawanya, sendunya, ambisiusnya, bahkan langkah perginya

Namun, apakah Dia tidak cemburu pada bapermu itu?

Dia yang melukiskan senyum dengan butiran-butiran embun di pagimu

Dia pula yang menyalakan mentari di setiap lorong jalan kehidupanmu

Apakah Dia tidak cemburu pada bapermu itu?

Dia tidak merangkai lusinan huruf atau deretan kalimat, tapi belaian-Nya mendekap erat seluruh tubuhmu

Kau bernafas dengan  santuy bukan?
Kau memandang keindahan-keindahan yang tak terbayangkan bukan?
Kau....

Ah, apakah Dia tidak cemburu pada bapermu itu?

 Aku luruh dalam munajat singkat
 tanpa baper yang melesat

Allahummaghfir lana warhamna wa'fu anna...
loading...

Related

Aksara 2300278137113628847

Post a CommentDefault Comments

emo-but-icon

Toko Buku

Terbaru

Hot in week

Profil

Contact Us

Name

Email *

Message *

Komunitas

FLP
item