5 Langkah Rajin Membaca dengan Mudah dan Tanpa Sengaja


Ada seseorang bilang, “Jika badan kita butuh makan untuk bertahan hidup, maka jiwa kita butuh membaca agar bisa bertahan hidup.”

Kalimat ini menurut saya gambaran betapa penting rajin membaca. Sampai-sampai digambarkan sebagai media untuk kehidupan jiwa. Kalau dipikir-pikir, benar juga ya. Bagaimana jiwa bisa hidup jika tidak memiliki ilmu pengetahuan?


Namun demikian, menjadi orang rajin membaca kan tak mudah. Sulit banget. Sulitnya sih karena tidak mampu melawan malas. Ya, malas banget. Lebih suka memegang gadget dari pada memegang buku bacaan. Hehehe

Nah, penulis ingin berbagi bagaimana caranya agar rajin membaca. Di mana pun dan kapan pun. Rajin membaca yang mudah.

Berikut caranya sebagaimana yang sering penulis lakukan:

       1.     Mem-follow akun medsos yang bermenfaat

Di zaman ini dapat dipastikan kita punya media sosial kan. Tentu juga sering melototin timline kan ya. Kadang, sampai berjam-jam. Apa lagi saat nunggu update-annya doi. Hehe..

Nah, jika kita mem-follow akun-akun yang memposting ilmu pengetahuan, kita tanpa sengaja akan membaca saat postingan mereka nongol. Membacanya sebentar, tapi menfaatnya besar.

Kadang, bisa dijadikan inpirasi tulisan loh. Bahkan, kadang menjadi bagian dalam tulisan kita.
Sebab menurut saya, tulisan itu adalah rangkaian dari pecahan-pecahan kecil ilmu pengetahuan yang kita rekam.

Jadinya, kita rajin membaca. Walaupun hanya membaca timline sih. Yang penting kan membaca.

       2.     Bikin dirimu terpaksa membaca

Maksudnya gimana ini ya? Misalnya, kita tidak tahu artinya “Qobiltu”, apa yang kita lakukan? Shearching di google kan?

Nah, agar kita rajin membaca, ktia tinggal membuat diri kita dalam posisi terpaksa membaca.

Contoh lagi, kita mau mengajar. Kita pastinya baca-baca dulu kan? Banyak baca akan membuat ilmu yang kita sampaikan lebih berbobot.

Contoh lagi, kita mau menulis. Tentu, kita harus membaca terlebih dahulu. Apa lagi tulisan kajian atau ilmiah. Tulisan fiksi juga perlu baca kalik. Biar isinya tidak hambar.

Itu situasi yang membuat kita terpaksa membaca. Kita tinggal membuatnya. Cara paling mudah, kita merasa ingin tahu, aktif (tidak hanya diam-diam baek), dan yang paling penting, jadilah penulis! Hehe.

        3.     Lihat film non Indonesia

Cara rajin membaca yang ketiga, lihatlah film yang menggunakan bahasa non Indonesia. Entah itu berbahasa Inggris, Jepang, atau Korea.

Kenapa demikian? Karena kita akan membaca terjemahan pembicaraannya. Tanpa sadar, kita sudah membaca. Ya meskipun membaca dialog film sih.

Membaca dialog di film-film non Indonesia itu jangan diremehkan loh. Kadang banyak petuah-petuah di sana. Petuah-petuah yang bikin kita menyadari banyak hal.

       4.     Membaca alam sekitar

Penulis kira, membaca itu tidak harus pada teks di internet atau di atas kertas. Membaca juga bisa pada situasi di dekat kita. Membaca kondisi sosial, emosi teman special, dan semua orang yang bisa kita jangkau.

Di sana banyak hal yang bisa kita pelajari. Kemudian menjadi pengalaman yang mahal harganya dalam diri kita.

        5.     Bawa buku ke mana pun kita pergi

Cara agar rajin membaca yang terakhir adalah dengan membawa buku ke mana-mana. Selipkan di dalam tas kita. Nah, ketika kita senggang, bisa kita ambil dan kita baca.

Jika memang malas membawa buku, buka aja gadgate. Lalu baca kolom-kolom di media ternama. Misalnya di republika.com atau di media lain. Kalau artikel keislaman, bisa juga buka al-ibar.net. Website ini saya yang ngelola bersama teman pondok.

Baca juga: 

Namun demikian, membaca di internet itu beda dengan membaca di buku. Kesannya beda. Rasanya beda. Dan banyak lagi yang beda.

Itulah cara rajin membaca yang mudah, murah, dan meriah. Cara rajin membaca ini boleh mudah diterapkan. Insyaallah. Bismillah…

Semoga bermenfaat! Salam. 

Related

Nongkrong 1134051315145495701

1 komentarDefault Comments

  1. poin nomor 5 yang lagi terus saya jalanakan nih kak semoga terus menerus ;)

    BalasHapus

emo-but-icon

Terbaru

    Hot in week

    Profil

    Contact Us

    Nama

    Email *

    Pesan *

    Komunitas

    FLP
    item