5 Cara Memotivasi Diri Sendiri Ketika Ingin Berhenti, Kamu Pasti Semangat Lagi!


Memotivasi diri sendiri itu ternyata tidak mudah. Padahal motivasi untuk diri sendiri itu sangat butuh. Terlebih ketika kita sudah ingin berhenti.

Benar kata seseorang, memotivasi orang lain itu mudah. Tetapi, memotivasi diri sendiri itu yang susah.

Tetapi, bukan berarti tidak bisa. Ada cara memotivasi diri sendiri kok. Tinggal melakukan cara tersebut.
Cara memotivasi diri sendiri /fr.freefik.com

Motivasi dalam diri kita itu mengendor seiring waktu. Bahkan, kadang kita ingin berhenti saja dari apa yang kita geluti. Rasa-rasanya sudah putus asa untuk mengejar mimpi. Karena tak kunjung terjadi.


Hal demikian adalah manusiawi. Artinya, kita memang hanya manusia. Ada rasa jenuh dalam berjuang itu hal biasa. Oleh karenanya, kita butuh pada motivasi diri ketika kita ingin berhenti.

Nah, berikut ini 5 cara memotivasi diri sendiri saat kamu ingin berhenti mengejar mimpi.

     1.   Ingat kembali alasan kenapa kamu memulai

Saat kita memulai melakukan sebuah hal, tentu kita memiliki alasan kenapa kita memulai hal tersebut. Misalnya ketika kita belajar menulis, pasti kita punya alasan kenapa kita belajar.

Alasan ini yang mendorong kita untuk belajar dan belajar. Rintangan dan payah di hadapan pasti kita langkahi. Sesulit apa pun rintangan itu. Kenapa? Karena kita memiliki alasan.

Maka, ketika kita mulai malas melangkah, kita ingat lagi alasan-alasan kita memulai. Dengan demikian, semangat akan tumbuh lagi dalam hati kita.

Begitulah cara memotivasi diri sendiri saat ingin berhenti yang pertama.

    2.   Saat hari ini kita berhenti, bisa jadi besok kita berhenti lagi

Jika sekarang kita berhenti dan berpindah pada aktivitas lain, bisa jadi kita akan berhenti juga dari aktivitas lain itu. Setelah itu kita juga akan berhenti dari aktivitas selanjutnya. Terus begitu.

Hasilnya kamu gitu-gitu saja. Tidak pernah sampai pada tujuan. Karena selalu berhenti di tengah jalan. Padahal, dalam segala hal itu butuh ketekunan.

Ya, jika kamu ingin sampai pada keinginan, kamu harus istikamah dan fokus. Sebesar apapun kesulitan yang menghadang.

Konsepnya sederhana, “Al-Ajru biqodrit ta’ab”. Keberhasilan itu tergantung kepayahan yang engkau rasakan. Hal yang besar itu didapat dengan mengorbankan hal besar pula.

Itulah cara memotivasi diri sendiri saat ingin berhenti yang kedua.

    3.  Mengintip di balik orang-orang sukses

Saat melihat orang mencapai mimpinya, kita pasti ikut semangat. Kesuksesan orang itu menyuntikkan motivasi dahsyat dalam diri kita.

Saat ada orang kaya dari Youtube, kita ingin jadi youtuber. Saat ada orang sukses dari menulis, kita juga ingin menjadi writer.

Hal demikian tidak salah. Akan tetapi, ketika kita termotivasi karena kesuksesannya, semangat kita akan mudah runtuh. Saat ada kesulitan sedikit saja, kita sudah ingin berhenti saja.

Bedah halnya jika kita mengintip di balik kesuksesan seseorang. Misalnya, bagaimana dia tidak sempat tidur, bagaimana dia kurang istirahat sampai jatuh sakit, dan seterusnya.

Kita juga akan termotivasi. Ketika ada kesulitan, kita akan terus melangkah mengejar impian. Kita tidak akan berhenti. Kita tahu, mencaipai tujuan memang tak semudah membalik telapak tangan.

Itulah cara memotivasi diri sendiri saat ingin berhenti yang ketiga.

    4.  Membayangkan akibat dari kegagalan

Cara memotivasi diri sendiri saat ingin berhenti yang keempat adalah membayangkan kegagalan di masa yang akan datang. Sebab, tidak ada orang yang ingin gagal. Saya, kamu, dan semua orang.

Karenanya, ketika kita membayangkan kita gagagal di masa depan, kita pun merasa takut kegagalan itu benar-benar terjadi. Lalu, semangat akan bangkit lagi. Ya karena takut gagal.

Kata seorang motivator, kita itu akan melakukan suatu hal karena dua sebab. Yaitu, ketakutan dan harapan.

Saat kita takut, maka kita akan bergerak. Saat kita berharap, kita juga akan bergerak. Akan tetapi, motivasi yang lebih hebat adalah saat kita takut.

Tak heran, iklan-iklan produk di TV itu membangkitkan rasa takut masyarakat. Misalnya pasta gigi. Iklannya menggugah masyarakat agar takut terkena kuman. Misalnya sampo. Iklannya menakut-nakuti masyarakat dari ketombe.

Begitulah cara memotivasi diri sendiri saat ingin berhenti yang keempat.

    5.  Mengingat orang yang kita sayangi dan ingin ktia bahagiakan

Saat kita lagi tidak semangat dan ingin berhenti saja, coba ingat-ingat orang yang ingin kita bahagiakan. Misalnya, orang tua, adik, atau doi.

Kita pasti ingin membahagikan orang yang kita sayangi. Ingin membahagikan ibu, bapak, dan famili kita.

Kita tidak bisa membahagiakan mereka, jika kita gagal. Bahkan, bisa saja mereka bersedih karena kegagalan kita.

Dengan demikian, dengan mengingat mereka, kita akan termotivasi. Semangat kita akan terpacu kembali.

Maka, penting meletakkan foto mereka di tempat-tempat yang mudah kita lihat. Misalnya di kamar atau di layar HP.

Baca juga:

Itulah cara memotivasi diri sendiri saat ingin berhenti. Cara mengobarkan semangat saat diri sendiri kendor. Tetapi, jika memang tidak ada jalan lagi, tidak apa-apa berhenti. Lalu memulai lagi dengan langkah lain yang lebih pasti. Semoga!

loading...

Related

Nongkrong 8674235368830970913

Post a CommentDefault Comments

emo-but-icon

Terbaru

Hot in week

Profil

Contact Us

Name

Email *

Message *

Komunitas

FLP
item